Arsip Bulanan: Februari 2010

Di Gunung La Verna

Dari jauh ia merintih, mengibaskan debu duniawi tanpa letih, mencari tempat sunyi, ‘tuk berbagi cinta dan kontemplasi. Di Gunung La Verna, lambungnya ditembusi pedang perih, serasa disayat-sayat. Tapi semuanya dihadapi dengan cinta yang bernyala. Malah ia dicurahi kemanisan, kesedapan dengan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di puisi | Meninggalkan komentar

Aku Mau Menulis Tentangmu

Aku mau menulis tentangmu Tapi tak pakai permisi Aku mengagumi langkah kakimu Bisa saja salib emas keluar dari mulutmu Dan cahaya wajahmu memancarkan kemanisanmu Di mana diriku yang lama membeku Menyuarakan bunyi yang parau Ah, jarak kita jauh tak ketemu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di puisi | 1 Komentar

Bayang-bayang Filsuf Bayanngan

Ia kelihatan murung. Sepertinya ia berada di dunia lain. Mungkin ia berada di dunia bayang-bayang. Ah, itu hanya perasaanku saja!. Setiap orang mempunyai kegiatan sendiri menurut adanya. Tetapi adanya seseorang ada karena ada yang lain. Berkorelasi, gitu loh! Ya, benar! … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di artikel | Meninggalkan komentar

Alam Sehari Dan Rasa Syukur

Ketika ringkik malam lari mengerang, takkala jemari fajar mengetuk celah jendela, dini hari dibangunkan oleh ayam yang pertama. Dengan gembira aku berlari menyambut cahaya mentari dan lembutnya sepoi angin menderu. Aku gembira bagai anak gadis yang pertama sekali jadi pengantin. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di artikel | 2 Komentar

kamar pengakuan

Hari ini, hari gelisah untukku. Pagi tadi aku terjaga tetapi tetap terlelap. Aku berbicara namun aku diam. Aku berjalan tetapi aku berhenti. Aku tertawa namun aku menangis. Aku merasa senang tetapi aku gelisah. Panas. Dingin. Aku meraung penuh durja di … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerpen | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar