Alam Sehari Dan Rasa Syukur

Ketika ringkik malam lari mengerang, takkala jemari fajar mengetuk celah jendela, dini hari dibangunkan oleh ayam yang pertama. Dengan gembira aku berlari menyambut cahaya mentari dan lembutnya sepoi angin menderu. Aku gembira bagai anak gadis yang pertama sekali jadi pengantin. Sejuknya embun pagi menyiram separuh tubuhku dan membuat tubuhku menjadi taman bunga tempat bersemi segala pujian dan syukur.

Mentari yang sinarnya garang memulai tengah hari. Panasnya cuaca menggiringku ke bawah pohon rindang dan mengajakku mendengarkan suara burung-burung yang sangat mengasyikkan. Yah, asyik! Apalagi menyaksikan sepasang burung kecil berparuh masif ganti-gantian menyelinap di antara daun-daun. Pasangan itu menyelinap, menyusupkan, dan menyusun rumput-rumput kering untuk dijadikan sangkar pelaminan.

Mentari pun tenggelam di balik bukit. Malam tampak begitu semarak. Ia membangunkan rembulan yang tidur di pangkuan. Mendung menyelimutinya di hamparan cakerawala. Berjuta-juta bintang dan keindahan pun semakin sempurna tak kala bulan purnama tiba.

Malam makin larut. Di luar angin makin deras, pegunungan menderu memporak-porandakan pepohonan, mematahkan ranting-ranting kering, dan menerobos dinding jendelaku. Sedang dari kejauhan terdengar longlongan anjing hutan yang bersahutan semakin menambah rasa kagumku dan rasa syukurku. Walaupun banyak orang  mengeksploitasi, mengotori, dan menjadikan alam milik pribadi dan golongan, aku akan tetap bersyukur, bersyukur, dan bersyukur.

Tentang lasnersiregar

aku adalah aku yang diakukan oleh aku yang lain Terimakasih bagi semua yang berkenan menerima saya menulis sesuatu di blog ini. Saya mau membagikan sedikit permenungan-pemenungan sehari-hari yang bisa menggugah hati, sekurang-kurangnya hatiku sendiri. Saya tidak pandai berkata-kata, tetapi saya mau mencoba lebih lagi. Salam sejahtera bagi kita semua.
Pos ini dipublikasikan di artikel. Tandai permalink.

2 Balasan ke Alam Sehari Dan Rasa Syukur

  1. paul berkata:

    jago do ho ate…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s