Jangan Khawatir !

Namanya Antonius, 18 tahun. Setelah orabg tuanya meninggal dunia, ia tinggal sendiri dengan satu-satunya adik wanitanya yang masih kecil. Ia menginginkan hidup yang sempurna di mata Tuhan.

Enam bulan berlalu setelah kematian orang tuanya, ia masuk ke dalam gereja. Kebetulan pada saat itu injil sedang  dibacakan.

“Jikalau engkau ingin menjadi sempurna, pergilah, juallah harta milikmu, dan berikanlah kepada orang miskin, dan engkau akan memiliki harta di surga, dan datanglah mengikuti aku.”

Selekas itu juga ia menjual peninggalan orang tuanya.

“Jangan kamu khawatir akan hari esok.”

Antonius menyerahkan adiknya kepada pengasuh yang dapat dipercaya untuk dididik.

Antonius bekerja dengan tangannya sendiri, karena ia mendengar bahwa,

“Barang siapa tidak bekerja, ia tidak boleh makan.”

Apa yang diperolehnya, sebagian untuk makan dan sebagiannya lagi diberikan kepada orang miskin. Ia terkenal dengan sebuatan sahabat Tuhan.

Tentang lasnersiregar

aku adalah aku yang diakukan oleh aku yang lain Terimakasih bagi semua yang berkenan menerima saya menulis sesuatu di blog ini. Saya mau membagikan sedikit permenungan-pemenungan sehari-hari yang bisa menggugah hati, sekurang-kurangnya hatiku sendiri. Saya tidak pandai berkata-kata, tetapi saya mau mencoba lebih lagi. Salam sejahtera bagi kita semua.
Pos ini dipublikasikan di cerita bermakna. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s